KAYUTANGAN MASIH BUTUH PERBAIKAN ? INI JAWABAN PEMKOT MALANG

KAYUTANGAN MASIH BUTUH PERBAIKAN ? INI JAWABAN PEMKOT MALANG

Jaringan listrik bawah tanah yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Malang di Kayutangan Heritage membutuhkan anggaran sekitar Rp 10 Miliar. Biaya tersebut ternyata belum dianggarkan oleh Pemerintah Kota Malang dan belum menjadi prioritas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman Kota Malang, Diah Ayu Kusuma Dewi, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dari dulu dengan PLN terkait jaringan listrik bawah tanah di Kayutangan Heritage.

“Untuk PLN, dulu sudah dikomunikasikan dan katanya tidak ada anggaran. Total membutuhkan Rp 10 Miliar untuk menata kabel PLN,” ucap Diah.

Dengan anggaran sebesar itu, dan Pemkot Malang berharap penuh pada PLN agar bersedia dalam menganggarkan pembiayaan jaringan listrik bawah tanah. Pemkot Malang juga belum menganggarkan untuk pembiayaan jaringan listrik bawah tanah yang nantinya menggunakan sistem ducting itu.

“Harapan saya PLN bersedia menganggarkan. Karena di 2022 ini memang belum dianggarkan,” ujarnya. Dilihat di koridor Kayutangan Heritage, tidak hanya kabel listrik PLN yang menghiasi sepanjang jalan Basuki Rahmad. Tetapi juga ada sejumlah kabel dari Telkom dan provider lain seperti jaringan WiFi yang malang melintang.

Maka dari itu, Pemkot Malang akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan provider lain, sebelum penataan jaringan listrik bawah tanah dilakukan.

“Nanti akan kami kumpulkan dulu untuk komunikasi kepada provider lain. Dan saya berpikir nunggu zona III biar selesai dulu, setelah itu baru menata kabel ke ducting,” tandasnya.

 

Sumber : https://suryamalang.tribunnews.com/2022/01/14/butuh-rp-10-miliar-untuk-jaringan-listrik-tanam-di-kayutangan-pemkot-malang-berharap-pada-pln

Baca Juga

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *