Gagahnya Sang Arjuna, Dengan Segala Cerita di Dalamnya

     

(gambar 1 : by batcaveminis.blogspot.co.id )

Hallo Amazing People, kali ini mimim bakal jelasin tentang gagahnya salah satu Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Siapa nih disini yang udah pernah taklukin salah satu Gunung di Indonesia? Atau bahkan memang sudah menjadi kebiasaan? Hal itu wajar guys, karena mayoritas obyek wisata Gunung memiliki nuansa alam yang indah nan mempesona. Gunung Arjuna merupakan salah satu obyek pariwisata alam di Indonesia yang populer dan terkenal akan keindahannya. Dengan ketinggian 3.339 m dpl maka tak heran jika gunung ini menjadi incaran pendaki Indonesia

(gambar 2 : by ardiyanta.com )

  • Nama : Gunung Arjuno
  • Ketinggian : 3.339 mdpl
  • Lokasi : Perbatasan kota Batu, Malang, Pasuruan dan Mojokerjo.
  • Tipe : Gunung berapi strato
  • Letusan terakhir: 1952
  • Kondisi : Udara dingin,kabut,bebatuan.
  • Puncak : Puncak Arjuno, Puncak Ogal-agil.
  • Jalur Pendakian : Batu, Lawang, Purwosari dan Tretes.

(gambar 3 : jumperparadiso.wordpress.com)

Jalur Menuju Gunung Arjuna

Ketika kalian ingin mendaki Gunung Arjuno ini, Kalian bisa melewati berbagai arah yaitu arah selatan dari karangploso, arah barat dari Batu Selecta, arah timur dari Lawang, arah utara dari Tretes dan bisa juga dari Sumberawan Singosari.

  1. Jalur Tretes ( 12 jam )

(gambar peta 1: pendakigunung.top)

Kebanyakan pendaki memilih lewat jalur Tretes. Alasannya karena jika lewat Tretes bisa langsung sekalian mendaki ke Gunung Welirang, persimpangan jalan antara Arjuno-Welirang berada di shelter Pondokan yang dilewati jika mendaki dari Tretes. Bila memilih jalur Tretes yaitu pada tiap shelter akan ada sumber air yang melimpah, sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan air. Selain Itu kalian akan melewati Air Terjun Kakek Bodo dan bisa mandi disana.

(gambar 4 :wego.co.id)

  • Basecamp – Pos I Pet Bocor (30menit)
    Jalur pertama relatif mudah dan datar. Di Pos 1 biasa dijadikan camping area.
  • Pos I – Pos II Kokopan (3jam)
    Jalur menuju pos 2 relatif sama dan kelama-lamaan semakin berat yaitu jalan berbatu. Di Pos 2 ini kita bisa menemui sumber air jika musim hujan. Di Pos 2 ini mampu menampung belasan tenda.
  • Pos II – Pos III Pondokan (5jam)
    Jalur menuju pos 3 hampir-hampir sama dengan sebelumnya. Di Pos 3 ini disebut juga Pos Pondokan karena di tempat ini banyak pondok alias rumah untuk menampung hasil tambang.
  • Pos III – Lemba h Kidang – Lali Jiwo (30menit)
    Jalur selanjutnya lebih enak karena melewati jalur tanah. Sebelum sampai di Sabana 2 kita akan menjumpai Lembah Kidang. Di Sabana 2 pendaki biasanya mendirikan tenda dan bermalam di sana untuk di pagi harinya persiapan summit attackatau pendakian menuju puncak. Di Sabana 2 juga ada sumer air. Jalur kebun teh dan pepohonan
  • Lali Jiwo – Puncak Arjuno Ogal-Agil (4jam)
    Nah, trek terakhir bisa dibilang trek paling berat. Kita akan melewati tanjakan-turunan-kemudian tanjakan lagi. Jalurnya juga lengkap berupa jalur tanah kemudian batu, tanah lagi.
  1. Jalur Lawang ( 9.5 jam )

(gambar peta 2 : pendakigunung.top)

Mau lebih cepat sampai puncak, jangan ragu untuk mencoba Jalur Lawang yang terkenal dengan jalur curamnya. Jadi jangan lupa untuk mempersiapkan fisik yang sehat dan kuat ya Amazing People untuk menjelajahinya. Jalur Lawang adalah jalur pendakian gunung Arjuno lewat sisi sebelah timur. Untuk menuju jalur Lawang ini yang pertama kita harus menuju titik pendakiannya yang terletak di desa Wonorejo. Daerah ini adalah daerah perkebunan teh.

(gambar 5 : by infopendaki.com )

( penampakan sabana pos 3)

  • Pos Regristrasi – Pos I Alang-alang (1jam)
    Jalan pertama yang kita lewati adalah perkebunan teh dan pepohonan.
  • Pos 1 Alang – Alang – Pos II Lincing (1,5jam)
    Pada jalur selanjutnya menuju Pos 2 kita akan bertemu kebun lagi, ada pohon alpukat,rambutan juga.
  • Pos 2 Lincing – Pos III Mahapena (2jam)
    Trek menuju Pos 3 lebih mengasyikkan. Di perjalanan kita akan bertemu dengan sabana.
  • Pos III – Pos IV Gombes (3jam)
    Perjalanan selanjutnya kita kan melalui trek tanah berlumut dan berbatu.
  • Pos IV – Puncak Ogal Agil (2jam)
    Untuk summit attackatau perjalanan muncak kita akan melewati jalur alam terbuka. Di perjalanan kita juga akan bertemu dengan kawasan penuh pohon cemara yang disebut Cemoro Sewu alias Seribu pohon cemara. Nama lainnya “Lali Jiwo” alias ‘Lupa Diri’. Konon tempat inilah yang disebut “ngeri” di jalur Lawang ini. Ceritanya sih pendaki sering lupa kalo lewat sini

 

  1. Jalur Purwosari ( 5 jam )

(gambar peta 3 :pendakigunung.top)

Salah satu jalur yang terkenal yaitu Jalur Purwosari Amazing People. Jalur ini merupakan jalur yang banyak memiliki kisah misteri mulai dari Pasar Gaib Dieng, Ngunduh Mantu, dan berbagai petilasan. Buat kalian yang ingin uji nyali mungkin bisa lewat jalur ini guys. Tapi tetap perhatikan etika dan keselamatan yaa.

(gambar 6 : by infopendaki.com )

(penampakan pos 1 guo OntoBoego)

  • Basecamp – Pos I Guo Ontoboego (1 jam)
    Jalur hutan rimbun. Pos 1 adalah tempat ziarah
  • Pos I – Pos II Tampuono (1 jam)
    Di perjalanan menuju Pos 2 ada sendang atau mata air bernama “Sendang Dewi Kunti”. Sedangkan Pos 2 itu sendiri adalah semacam warung atau gubuk.
  • Pos II – Pos III Eyang Sakri (15 menit)
    Berbentuk seperti tempat keramat. Di perjalanan kita akan menjumpai shelter yang lagi-lagi horor
  • Pos III – Pos IV Eyang Semar (1 jam)
    Pos IV – Pos V Makhutoromo (30 menit)
  • Pos V – Pos VI Candi Sepilar (15 menit)
  • Pos VI – Pos VII Jawa Dipa (1,5 jam)
    Di Pos 7 ini biasanya para pendaki mendirikan tenda dan bermalam.
  • Pos VII – Puncak Arjuno Ogal-Agil (5 jam)
    Trek terpanjang dengan pemandangan pohon pinus. Pertemuan dengan jalur via Lawang

Manapun jalur yang kalian pilih tetap senantiasa berhati-hati yaa good people. Happy Holidaayy..

(Visited 891 times, 1 visits today)

You might be interested in